in

Oknum Perangkat Desa Wangon Suruh Anaknya Pukuli Teman

Videonya Viral di Media Sosial

BESKEM BANYUMAS – Berawal anaknya dipukul oleh anak lain bernama E (10 tahun), mengadu ke bapaknya yang diketahui sebagai Kepala Desa lalu marah-marah.

Dia menantang orang tua anak itu untuk berkelahi dengannya dan menyuruh anaknya memukul balik E.

Peristiwa ini baru diketahui dua hari setelah kejadian karena mengalami trauma dan ketakutan. E tidak berani cerita kepada kedua orang tua.

Kejadian di Desa Wangon, Kabupaten Banyumas  22 Februari 2021.

Video itu viral di jagat maya, oknum perangkat Desa Wangon terekam CCTV menyuruh anaknya untuk memukuli temannya. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Wangon langsung bertindak cepat dengan melakukan kroscek ke lokasi dan pengawalan.

“Iya benar, tetapi sampai saat ini belum ada laporan ke kami. Yang jelas kami setelah mendapati informasi video itu, langsung Kanit Reskrim ke Lokasi dan meminta keterangan pihak-pihak terkait,” ujar Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim melalui Kapolsek Wangon, AKP Suprijadi kepada serayunews, Jumat 26 Februari 2021

Kapolsek menambahkan, setelah melakukan penyelidikan, pihak terkait meminta untuk diselesaikan secara kekeluargaan.

“Itu sebenarnya kejadiannya dua hari yang lalu. Jadi videonya baru-baru ini disebar. Yang mereka katanya mau diselesaikan secara kekeluargaan dimediasi oleh Kades karena itu yang terekam perangkat desa. Kalaupun memang mau melaporkannya ke kami, kami siap melakukan pengawalan. Tetapi kan sampai saat ini tidak ada,” kata dia.

Sementara itu menurut Kades Wangon, Suprijadi, pihaknya juga membenarkan jika yang terekam video tersebut salah satu perangkat desa yakni berinisial M.

“Kebetulan pihak korban sudah melaporkan ke kami. Jadi nanti akan dilakukan proses mediasi, Senin depan,” ujarnya.

(Sumber)

JavaScript is not available.

Tidak patut ditiru. Seorang ayah menyuruh anaknya untuk memukul temannya.Infonya di sini 👇https://t.co/10wnsnrrd8 pic.twitter.com/DzsKq3h06m

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0