in

Amanat Jihad Muhammadiyah

Utas dari @tajdidmu Literasi Muhammadiyah

BESKEM LINIMASA – Muhammadiyah mengeluarkan resolusi jihad saat perang mempertahankan kemerdekaan (Dokumen 28 Mei 1946)

Foto: Jenderal Soedirman ketika memipin gerilya dalam Perang Kemerdekaan. Soedirman adalah sosok seorang guru Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah.

Ada beberapa poin menarik di dalam amanat jihad Muhammadiyah ini. Pertama, ini ditujukan kepada kaum Muslimin seluruh Indonesia.

Ada sekitar 90 persen penduduk Indonesia yang Muslim, atau sebanyak 65 juta jiwa. Ini adalah suatu audiens yang luar biasa besar pada zamannya.

Seruan Muhammadiyah ini merupakan ilustrasi dari persaudaraan dan solidaritas Muslim di seluruh Indonesia, dengan mengenyampingkan perbedaan budaya dan kecenderungan politik mereka. Musuh kaum Muslim Indonesia hanya satu: “pendjadjah.”

Kedua, Muhammadiyah memberikan pengakuan total dan dukungan penuh pada eksistensi Negara Republik Indonesia. Di dalam amanat jihad ini, Muhammadiyah terang-terangan menyebut istilah “Indonesia,” “kemerdekaan”, dan “Negara Repoeblik Indonesia.”

Artinya, bagi Muhammadiyah kala itu, Indonesia sudah final. Maka, bila ada ancaman yang hendak meruntuhkannya, Muhammadiyah siap sedia memberikan pembelaannya, termasuk melalui perang.

Yg juga patut dicatat adalah doa dan harapan baik Muhammadiyah bagi Negara Republik Indonesia: “aman dan sentausa, kekal merdeka dan berdjasa!” Ringkasnya, ada dua kesadaran yang tengah dibangun Muhammadiyah via amanat jihadnya ini: membela dan memajukan Negara Republik Indonesia

JavaScript is not available.

Amanat Jihad Muhammadiyah Muhammadiyah mengeluarkan resolusi jihad saat perang mempertahankan kemerdekaan(Dokumen 28 Mei 1946)Foto: Jenderal Soedirman ketika memipin gerilya dalam Perang Kemerdekaan. Soedirman adalah sosok seorang guru Muhammadiyah dan Pemuda Muhammadiyah pic.twitter.com/pH6zXMIvyB

JavaScript is not available.

Ada sekitar 90 persen penduduk Indonesia yang Muslim, atau sebanyak 65 juta jiwa. Ini adalah suatu audiens yang luar biasa besar pada zamannya.

JavaScript is not available.

Kedua, Muhammadiyah memberikan pengakuan total dan dukungan penuh pada eksistensi Negara Republik Indonesia. Di dalam amanat jihad ini, Muhammadiyah terang-terangan menyebut istilah “Indonesia,” “kemerdekaan”, dan “Negara Repoeblik Indonesia.”

JavaScript is not available.

Yg juga patut dicatat adalah doa dan harapan baik Muhammadiyah bagi Negara Republik Indonesia: “aman dan sentausa, kekal merdeka dan berdjasa!” Ringkasnya, ada dua kesadaran yang tengah dibangun Muhammadiyah via amanat jihadnya ini: membela dan memajukan Negara Republik Indonesia

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0